Google
 
Web www.testcompany.com

Re: [obrolan-bandar] Mandala Yudha (dh: CPRO and RED Dragon)

From: Datinvin <datinvin(*)gmail.com>
Date: Thu, 2 Aug 2007 17:59:22 +0700
To: <obrolan-bandar(*)yahoogroups.com>


Wah,...ulasan jendral hebat oi......
Jadi, singkat aja medan tempur besok mesti merhatiin yg mana ?

  Salam Sejahtera...

  Pada Rabu, 1 Agustus 2007, budi zhu menulis:

> BNP Paribas yg keluar riset dah ngacir gak tau ke mana. Hr ini dia jual CPRO
> lg dalam jumlah byk.
> CLSA msh pegang mayan byk saham ini. Kmrn msh sempat beli di rata2 555.

  Pernyataan Anda menarik.

  Saya melihat bursa sebagai medan pertempuran, yang menggabungkan   strategi dan kepiawaian para komandan-komandan pasukan tempur. Termasuk   di dalam dua hal utama itu adalah pengintaian, intelijen, penyesatan   (disinformation) dan penggalangan opini.

  Bursa adalah palagan maya, yang menggunakan kabar burung, wacana dan   berita sebagai tiga hala dalam berstrategi. Menang di kubu sini dan atau   kalah di kubu sana merupakan titik-titik kecil dalam perjalanan tak   berujung untuk memenangkan peperangan.

  Secara sederhana, ada cara yang digunakan untuk memenangi kubu tiap   kubu. Dalam hal ini, perhatian sebagian besar diarahkan untuk merebut   suatu atau beberapa kubu atau sebaliknya menghancurkan serangan pada   kubu-kubu yang diduduki.

  Pada sisi lain, ada yang lebih tertarik untuk mendapatkan kemenangan   besar menggunakan sesedikit mungkin senjata, namun kekuatan kesenjataan   tersebut merupakan pamungkas. Disebut pamungkas karena daya hunjamnya   besar dan daya jangkaunya jauh, serta menggunakan sistem yang cenderung   rumit agar tembakan tepat pada sasaran, dengan kehancuran sebesar   mungkin pada sasaran yang dibidik.

  Dalam bursa, banyak faktor yang dibutuhkan untuk bertahan. Bagi para   gerilyawan, yang umumnya menghindari serangan terbuka dan berhadapan,   yang diperlukan adalah kecepatan pergerakan, yang kalau dapat melakukan   serangan secara tersamar. Sementara yang bergerak dalam tingkatan besar   (kompi, batalyon dan brigade), menumpukan diri pada kemampuan untuk   menyerang, bertahan dan sekaigus mengalahkan musuh.

  Pada tingkatan yang lebih besar dan merupakan paduan antarkecabangan   (divisi, korps hingga balatentara), bukan saja daya pukulnya besar   karena menggunakan sistem terpadu dalam menyelaraskan sistem-siste yang   berbeda dalam kesenjataan, juga diperkaya oleh kecepatan dalam bergerak,   yang bisa melindas satuan-satuan gerilyawan hingga pada pasukan   tingkatan brigade.

  Jadi, seperti apa Anda bertempur dalam bursa ?

  Sharif Dayan
  "Beruang dan Naga", Tom Clancy, Gramedia, 2006     Received on Thu Aug 02 2007 - 07:52:07 EDT


Google
  Web www.testcompany.com   
This archive was generated by hypermail 2.2.0.
Internet Marketing