Para suhu yg saya hormati, tentang hal menutup gap, sebenarnya apa sih alasan dasarnya ?
- apakah gap akibat lonjakan harga yg terjadi merupakan kejadian over expektasi yang perlu dikoreksi ? apakah koreksi pada HARGA ATAS sebesar gap tersebut tidak cukup ?
- apakah gap sengaja dilestarikan sebagai mitos, sehingga bisa dijadikan alat penyama persepsi supaya orang2 panik/resah n kemudian CL (seperti kasus KOLOR IJO. ), ketika bandar ingin dapat harga murah ? isu Kolor Ijo menurut hemat saya adalah irasional, tapi efektif untuk meresahkan, bahkan di Jakarta sekalipun..
- jika kita yakin bahwa alasan no 2 yg sedang terjadi, apakah sebaiknya :
- kita harus keluar / CL secepatnya (bandar okk dilawan..) ? atau
- averaging down (turut menikmati penurunan harga) ? atau
- tunggu sampe batas CL yang kita toleransi terlampaui ? atau
- hold ?
Mohon pencerahannya.
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search
that gives answers, not web links.
http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC
Received on Tue Aug 07 2007 - 21:16:14 EDT