Google
 
Web www.testcompany.com

[obrolan-bandar] Fwd: Breakout Trader or Trend Follower ?

From: w | i | d | h | i | e <widhie(*)gmail.com>
Date: Thu, 5 Jul 2007 12:47:58 +0700


FYI,... my 2 cents...

Rgds

Note:
"WD Watch List" di publish saban hari bursa di milis meta-noia(*)yahoogroups.com... join for free...

Akhir-akhir ini kita sering mendengar tentang BreakOut atau New High / All Time High di milis, berikut kisah heroik bagaimana trader bisa mendapat gain belasan / puluhan persen dalam waktu singkat, berbilang hari. Metode trading semacam ini sering disebut "Buy High Sell Higher" yang artinya membeli pada harga tinggi dengan harapan harganya akan terus bergerak naik. Sebenarnya ada metode lain yang mungkin jarang terdengar karena trader-trader yang menjalaninya cenderung bergerilya secara diam, tidak heboh, tidak grudak-gruduk, dan, seperti goal dari semua metode trading, tetap mendapat gain/profit yang signifikan. Metode ini jarang terdengar dalam perbincangan milis, paling tidak akhir-akhir ini, karena kisah tradingnya mungkin kalah 'heroik' ketimbang metode Breakout. Trader yang menggunakan metode ini sering disebut Trend Follower, karena memanfaatkan (medium term) trend, sehingga trading-nya juga berjangka medium, bisa dalam hitungan beberapa minggu atau bulan. Kali ini kita akan bahas kedua metode tersebut, berikut karakter dan Rule-nya, dan bagaimana "WD Watch List" dapat membantu anda dalam kedua metode tersebut

Metode BreakOut / New High / All Time High Ketika harga bergerak mendekati batas atas New High (All Time High) atau New High untuk periode tertentu, secara psikologis ada semacam resisten dari market yang berasal dari para pemilik saham yang nyangkut pada level tersebut untuk menjual (pada harga modal). Jika tekanan bullish (entah karena faktor fundamental atau gorengan) cukup kuat, maka resistan tersebut bisa ditembus yang diiringi kenaikan tajam secara cepat dalam waktu singkat. Seperti dam yang ambrol karena banjir, debit air yang tadinya kecil atau bahkan tidak ada, dalam waktu singkat langsung membuncah tak terkendali. Jika anda dapat 'menunggangi' breakout saham semacam ini, tidak mustahil kenaikan 10% atau lebih bisa didapat dalam 1 atau beberapa hari. Kelemahan, kelebihan dan aturan metode ini adalah sbb :

  1. Tidak semua penembusan level breakout diikuti oleh kenaikan harga tajam, bisa jadi penembusan itu hanya permainan bandar untuk menjebak Breakout trader, sebelum kemudian harganya diseret ke bawah
  2. Karena sifatnya yang short term, maka Trading Plan-nya juga harus short term. Implikasinya, ketika harga sudah menembus level breakout tapi tidak ada pergerakan signifikan atau malah turun, trader kudu disiplin cut loss, sambil mencari kesempatan trading di saham lain. Yang sering terjadi adalah, pada breakout yang gagal, trader yang terjebak di harga atas tidak mau Cut Loss, padahal gerakan harganya sudah tidak memberi opportunity lagi. Awalnya berniat short term, akhirnya menjadi medium term / long term (investor kecelakaan, hehehe...)
  3. Jika pada satu hari terjadi banyak breakout new high, pilih / prioritaskan breakout yang paling memenuhi syarat sebagai "Ideal Breakout", yaitu memiliki pricee setup bagus, menunjukkan kenaikan volume pada saat harga bergerak naik dan didahului oleh base / periode sideways / konsolidasi yang relatif lama. Sesuai dengan istilahnya :

Sideways - harga bergerak menyamping / tidak ke atas maupun ke bawah Konsolidasi - harga bergerak dalam trading range yang sempit karena terjadi pergulatan / negoisasi pihak bull dan bear Base - dasar / pondasi yang akan menjadi pijakan gerakan harga berikutnya (entah naik atau turun)

Base yang bagus akan menjadi level support yang kuat jika ada indikasi kegagalan breakout. Dengan demikian, sebaiknya jangan masuk ke saham yang harganya sudah terlalu jauh dari base, karena jika breakout itu gagal, penurunan harga mungkin baru tertahan pada level base.

4. Dana margin bisa dimanfaatkan, tanpa takut kena bunga terlalu tinggi

Contoh breakout dengan price setup cukup ideal bisa dilihat di saham INTP dan BRPT pada chart terlampir.

Metode Follow The Trend
Trading / Investasi saham itu bisa dibuat mudah, bisa juga dibuat susah bahkan dibuat super susah juga bisa. Ketika orang terbiasa berpikir yang canggih/rumit/sulit itu pasti lebih bagus ketimbang yang konvensional/simpel/mudah, maka orang lalu mencari rumus-rumus 'superior' untuk bisa menggali profit dari market. Pada situasi semacam itu, mayoritas trader bisa jadi tidak menyadari bahwa ada cara yang sangat simpel untuk bisa mendapat gain di market. Ibarat gajah di pelupuk mata tidak keliatan, tapi semut di seberang laut dicari-cari. Sebagai contoh, liat chart saham TRUB dan BUMI pada file terlampir. Tanpa indikator macem-macem, cukup dengan sekelabatan mata, terlihat jelas gerakan harganya mau kemana... istilah jawanya "ngligo cetho wela-welo"... :-)
Jika anda beli BUMI 1.5 bulan lalu, maka sekarang nilainya sudah terapresiasi 60%. Jika anda beli TRUB akhir tahun 2006 lalu, maka paling tidak sudah terapresiasi 200%. Kenaikan sebesar itu didapat tanpa harus bolak-balik telpon broker untuk buy or sell. Kelemahan, kelebihan dan aturan untuk metode ini :

  1. Perlu waktu untuk meyakinkan bahwa trend bullish sedang terbentuk, bisa mingguan atau bulanan. Tidak ada yang tahu kapan trend bullish-nya akan berhenti, bisa jadi cuma 1 bulan, bisa jadi berbulan-bulan seperti TRUB
  2. Prioritaskan saham yang chart-nya cukup ideal, fluktuasinya tidak terlalu lebar, dan trendnya cukup kuat, menurut Clement Chiang, garis trend-nya membentuk 45 derajat (jangan tanya saya 45 derajat menggunakan grafik periode berapa... tanya sendiri aja ama Clement Chiang... hehehe). Intinya, kalau chart-nya landai, maka kenaikan tidak terasa. Sebaliknya jika chartnya terlalu tajam, kemungkinan pas jatuh juga tajam
  3. Sebaiknya jangan pakai dana margin, biaya dananya akan tinggi karena sifatnya yang medium/long term
  4. Secantik apapun chartnya, sebaiknya jangan taruh semua dana pada satu saham, tapi juga jangan terlalu ke banyak jenis saham. Untuk medium/long term trader, 3 jenis saham di portofolio masih dapat dimaintain.

Bagaimana "WD Watch List" dapat membantu anda untuk kedua metode trading tersebut ?
Seperti diketahui, "WD Watch List" dioptimalkan untuk 'mencegat' saham-saham yang sedang breakout New High / All Time High. Dengan sistem pengurutan dinamis (Dynamic Sorting), saham-saham yang sedang mendekati level breakout-nya akan 'tergiring' ke atas untuk mencuri perhatian (sistem sorting inilah ciri khas dan kekuatan utama "WD Watch List"). Ibarat pelampung yang tadinya tenggelam karena dikasih pemberat, lalu tali pengikatnya dipotong, otomatis pelampung itu terangkat ke atas dan timbul/muncul di permukaan. Lebih jelasnya, silahkan cek arsip "WD Watch List" pada tanggal dimana INTP dan BRPT berada di tahap awal dari breakout-nya. Cukup jelas bahwa trader yang fokus ke metode "Buy High Sell Higher" akan sangat terbantu. Lalu bagaimana dengan trader/investor yang memilih untuk memakai metode "Folow The Trend" ? Perlu disadari, baik metode "Buy High Sell Higher" maupun metode "Follow The Trend" adalah mencari saham-saham yang harganya SEDANG NAIK. Sistem pengurutan saham di WD Watch List akan selalu 'menggiring' saham-saham yang harganya sedang naik ke bagian atas tabel. Ketika harga berada pada trend naik (bullish), maka resisten new highnya akan SERING tertembus. Oleh karena itu, saham yang sedang dalam trend bullish ini, walaupun tidak memberi kenaikan harga yang signifikan dalam waktu singkat, tapi akan sering 'muncul di permukaan', lalu tenggelam sebentar, muncul lagi, lalu timbul lagi, dan demikian seterusnya. Saham seperti ini mungkin kurang cocok buat BreakOut / Short term trader, tapi justru paling ideal buat "Follow The Trend Trader" / medium/long term trader.

Sebagai penutup, metode apapun yang dipakai, tujuan akhirnya adalah gain / pertumbuhan modal. Mau cara yang ribet, rumit dan kudu mantengin monitor tiap menit ? Boleh. Mau pakai cara yang praktis dan simpel juga boleh. Sesuaikan strategi dan metode trading dengan situasi dan kondisi masing-masing. Jangan paksakan untuk mengikuti metode trading yang mungkin terkesan heboh dan heroik sementara situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk itu

Rgds

Note:
Bagi yang tertarik untuk mengetahui metode pembuatan trading plan menggunakan "WD Watch List", silahkan daftar ke workshop yang akan diselenggarakan pada tanggal 7 Juli 2007 di Planet Biz Cafe, bonus Flash Disk 1 GB berisi puluhan ebook trading saham, kisah-kisah trader legendaris, data JSX sejak 1983 dll (Flash Disk courtesy of Wan Al of wan_al(*)yahoogroups.com). Informasi selengkapnya bisa dilihat di : http://finance.groups.yahoo.com/group/meta-noia/


INTP-070704.jpg BRPT-070704.jpg BUMI-070704.jpg TRUB-070704.jpg
Received on Thu Jul 05 2007 - 01:44:18 EDT

Google
  Web www.testcompany.com   
This archive was generated by hypermail 2.2.0.
Internet Marketing