[obrolan-bandar] Fwd: F + T + B => 3 hal yang mempengaruhi gerakan harga

From: Widhie !!! <widhie(*)gmail.com>
Date: Thu, 10 May 2007 01:01:24 +0700


FYI Rgds

Note:
Terlampir adalah sample of "WD Watch List", yang diposting saban hari bursa di meta-noia(*)yahoogroups.com,... join for free...

Seorang trader perlu memahami bahwa gerakan harga dipengaruhi oleh 3 hal : Fundamental, Teknikal dan Bandar (Big Money). Pada satu waktu, bisa jadi faktor fundamental lebih berpengaruh, sementara di waktu lain faktor teknikal atau bandar yang lebih berpengaruh. Jika kita cuma bisa dan/atau mengandalkan analisa berdasar salah satu faktor di atas, maka ibarat kursi 3 kaki yang 'jonjing' alias ndak 'lepel' :-). Dilihat dari sisi lain, adalah suatu hal yang absurd jika kita berpikir bahwa satu metode analisa (either FA, TA or BA) dapat menyelesaikan dan/atau menjelaskan semua masalah. Dalam teknikal analisis-pun telah disediakan 'porsi tertentu' untuk 2 faktor yang lain, oleh analis teknikal porsi itu mungkin disebut sebagai 'margin of error', yaitu kemungkinan bahwa suatu sinyal fail karena hal-hal yang tidak bisa didefinisikan oleh metode teknikal. Tidak ada satupun metode teknikal yang menjamin bahwa sinyal/prediksinya 100% akurat. Bahwa sinyal-sinyal teknikal itu bekerja pada, say 60% - 80% kejadian, itu menjadikan analisa teknikal memang perlu dan harus dicermati.

Dalam praktek trading sehari-hari, sebagai trader anda perlu mengerti faktor mana yang berperan besar pada saat gerakan harga saham tiba-tiba menjadi agresif (baik naik maupun turun). Faktor fundamental yang begitu kuat mungkin sedang mengambil peranan ketika harga terus menerus bergerak naik walaupun indikator-indikator oscillator sudah 'berteriak' overbought dan fibonacci level terus menerus dilewati (contohnya saham pertambangan beberapa waktu lalu). Sebaliknya, walaupun faktor fundamental memberi kabar bagus, ada saatnya faktor teknikal berperan lebih besar sehingga terjadi koreksi (walaupun sementara). Faktor terakhir yang tidak bisa dilupakan adalah (kemauan) bandar. Mau berita fundamental bagus dan sinyal teknikal juga bagus, kalau bandar (baca : big money) pengen harga turun, bisa jadi harganya bakal turun juga. Menerapkan metode analisa berdasar faktor tertentu terhadap saham yang sedang 'dikuasai' oleh faktor lain kemungkinan besar akan menghasilkan kesimpulan yang tidak akurat. Contohnya, analisa fundamental diterapkan pada saham yang sedang 'dikuasai' faktor teknikal, atau analisa teknikal diterapkan pada saham yang sedang 'dikuasai' oleh faktor bandar.

OK, jadi kita perlu :

  1. Belajar analisa fundamental
  2. Belajar analisa teknikal
  3. Belajar analisa bandar (bandarmologi) -> termasuk jg mencari koneksi agar dapat bisikan/rumor yg akurat dari bandar kelas kakap :-)
  4. Mencari-cari dan memilah-milah faktor apa sedang berperan besar dalam menggerakkan harga suatu saham

Buat profesional trader (dibayar/bekerja untuk mengelola dana, atau seorang full time trader/trading for living), rutinitas itu sudah merupakan kewajiban, sehingga mau tidak mau kudu dijalani. Tapi untuk trader amatir
(trading sbg sambilan, atau berprofesi di luar bidang saham), tambahan waktu
kerja 2 - 3 jam perhari untuk analisa saham, di luar pekerjaan pokok, lama kelamaan bakal terasa jadi beban. Bagaimanapun, hidup bukan cuma untuk urusan cari uang kan? Buat trader amatir macam ini, kabar baiknya adalah :

  1. Faktor (analisa) teknikal bekerja (bisa jadi pegangan) pada 60% - 80% kejadian
  2. Analisa teknikal dapat secara sistematis diotomatisasi, without significantly reduce its effectiveness

Khusus untuk analisa teknikal, memang sangat mengasyikkan untuk meng-explore berbagai macam metode (dan berharap menemukan 'holy grail methode'). Tapi perlu dimengerti, bahwa metode-metode klasik dan sederhana pun sebenarnya cukup efektif dalam 'membaca' gerakan harga, misalnya Moving Average
(termasuk didalamnya adalah MACD), pembuatan garis-garis Support &
Resistance, Candlestick dan lain-lain.

Dengan kesadaran semacam itulah, "WD Watch List" dibuat dan mengalami evolusi dari format yang sederhana sampai pada desain/sistemnya sekarang yang relatif cukup 'komplit' sehingga dpt langsung menjadi "Trading Plan" setelah sedikit diberi 'finishing touch". Sistematika "WD Watch List" membuat seorang trader dalam waktu singkat (say, hitungan menit) dapat menganalisa broad/general market, menentukan saham-saham pilihan dan saham-saham 'red warning', dan menentukan entry level pada saham-saham yang diincar tersebut. Ketimbang mengalokasikan waktu berjam-jam untuk melakukan analisa teknikal, yang belum tentu juga sedang menjadi faktor utama penggerak harga suatu saham pada saat itu, kenapa tidak mengotomatiskan pekerjaan itu pada komputer ( "WD Watch List" adalah hasil explorasi komputer menggunakan metode-metode teknikal standar) dan memanfaatkan waktu selebihnya untuk analisa fundamental dan atau analisa bandar dan atau hal-hal lain yang lebih 'enticing' ketimbang duduk di depan monitor dan 'membaca' chart ( ie, hobby, keluarga, refreshing etc ) ?

Jika menerapkan disiplin terhadap Trading Plan secara ketat, yang dibuat sesuai norma-norma analisa teknikal, lalu tidak lupa menerapkan money management yang tepat, saya yakin sedikit demi sedikit perfoma trading kita akan meningkat, dimana pada suatu saat pertumbuhan modalnya akan lebih tinggi ketimbang reksadana saham terbaik sekalipun. Sebagai contoh, sedikit buka -bukaan, bulan april kemaren (dimana market memang lg bullish, dan mungkin sedang dikasih berkah dari Atas), modal saya tumbuh sekitar 30+ %
(dihitung dari tanggal 1 april s/d 30 april). Sedikit gambaran, cukup tumbuh
12,5% per bulan aja, dalam setahun modal akan berlipat 4, atau jika bisa 19% per bulan, maka modal akan berlipat 8, atau jika bisa 26% per bulan, maka modal akan berlipat 16 (cara menghitungnya, coba buka excel, lalu ketik di sembarang cell "=power( 1.125,6)" --> untuk growth 12.5%, atau ketik "=power(1.19,4)" --> untuk growth 19%)

Rgds

wd/~


WD-070509.png
Received on Wed May 09 2007 - 14:05:48 EDT

This archive was generated by hypermail 2.2.0.
Internet Marketing