Yeh ni orang.. :)
QonQ dan YonY sesuai dengan cycle bisnis seperti musim, hari libur, dsb. Misalnya bulan Oktober adalah musim hujan, maka dengan KONDISI SIKLIS yang sama, apakah emiten X (katakanlah sektor perkebunan) pengalami peningkatan atau tidak.
Atau misalnya bulan JULI (awal Q3) adalah musim liburan, maka kinerja emiten (katakanlah bisnis ritel) dibandingkan dengan musim liburan tahun lalu.
Kira-kira teorinya begitu.
Regards,
DE
On 11/2/07, Aa <aang88(*)indosat.net.id> wrote:
>
>
> Kalau memang benar2 mau main/invest di bej mah yang dipakai acuan tuh
> Q1-2-3-4-5-6(Q1-2 next year)-dst.
>
> Yang dihembuskan terus sampai sekarang Q1 berbanding Q-4(Q1 tahun lalu)
> mana
> kelihatan RIL/NYATA akselasi growing nya.
>
>
>
Received on Fri Nov 02 2007 - 03:07:59 EDT
|
|