> On 11/9/07, Bumi T. <tbumi@...> wrote:
> >
> > Profesional biasanya punya perasaan "Takut" dan "Berani" didalam
investasi saham.
> > - Kalau anda takut, maka anda akan ketinggalan kereta dan tidak
bisa sampai
> > ketujuan profit, karena kereta berjalan maju terus.
> > - Kalau anda terlalu berani, nanti khwatir kereta bisa juga
keluar dari rel yang
> > bisa ambil korban jiwa.
> >
> > Maka disini anda harus pilih kereta yg utk kelas masyarakat kelas
bawah atau
> > menengah keatas.
> > Kalau yg utk kelas bawah, tentu nanti dompet anda juga akan
terancam didalam
> > perjalanan anda sampai tujuan profit. Disini ja tentu saham yg
tak ada fundamental.
> >
> > Kalau yg menengah keatas, tentu ada fasilitas tempat tidur,
dimana anda bisa
> > merasa aman dan nyaman beserta tidur lagi enak didalam perjalanan
anda
> > menuju profit. Disini ja tentu saham berfundamental kuat seperti
ANTM dll.
> >
> > Utk menghindari rasa takut dan berani didalam saham, anda kumpuli
setiap
> > harga pembelian di saham tsb, agar anda tidak dapat satu harga
tinggi.
> > Contoh : anda ingin beli 10 LOT, anda beli 2 LOT dulu dan tunggu
perubahan
> > harga lagi, kemudian beli 2 LOT lagi dan seterusnya.
Nanti anda
> > bisa ambil harga tengah saja.
> >
> > Saham termasuk high profit dan juga high risk. Maka pemain selalu
berusaha
> > mengurangi risiko tsb sekecil mungkin.
>
Received on Fri Nov 09 2007 - 09:36:27 EST
|
|