From: tbumi <tbumi(*)yahoo.com>
Date: Sun, 18 Nov 2007 04:14:23 -0000 To: obrolan-bandar(*)yahoogroups.com
In obrolan-bandar(*)yahoogroups.com, "sulistyo_winarto"
<sulistyo_winarto@...> wrote:
>
> Dear Mbah , Tbumi, DE,ALX, James L., para rekan OB.. dari lama ada
> pertanyaan dibenak, bagaimana pengusaha itu punya naluri bahwa CPO
> harganya bakal kayak sekarang ? Contoh Panigoro diMedco punya kebon
> sawit juga 100.000 HA + pabriknya juga dikalimantan. begitu tahu
CPO
> naik, mo nambah lagi diPapua...
> Emang enak kalo punya duit + dipercaya bank.
> Mudah2-an para OB baik muda & tua, nantinya juga sukses.... kalo
aku
> mah tinggal nunggu pensiun aza he3X
>
SIP : TBUMI
Salah satu manfaat CPO bisa bikin biofuel yg ramah lingkungan.
Biofuel bisa sebagai pengganti minyak diesel. Negara Industri
seperti Eropa, USA, dan Jepang sangat alergi dgn polusi udara,
maka negara negara ini tidak mau memakai batu bara utk industri
mereka.
Batu bara dari emiten BUMI kebanyakan dikirim ke Cina dan
India saja. Cina dan India tidak begitu peduli dgn polusi
udara.
CPO bisa juga bikin minyak goreng, komestik dll. Penelitian
baru baru ini bahwa pohon kelapa sawit bisa dibikin kayu
juga. Jadi tanaman kelapa sawit ini banyak sekali manfaatnya
mulai bisa diolah jadi kayu, CPO utk biofuel, minyak goreng,
mentega, komestik dll.
Jadi kenapa banyak pengusaha mau berebutan bisnis kelapa
sawit karena cuannya banyak sekali. Tapi harus punya modal
besar karena harus tunggu beberapa tahun dulu baru bisa
panen.
Kelapa sawit cocok di Kalimantan dan Sumatera saja. Kalau
di daerah lain tidak begitu cocok.