terima kasih pak...
kalau boleh saya simpulkan.. ada 2 alasan utk invest/trading di
offshore:
- ngerti marketnya..
- posisi IDR thd mata uang asing
+ (excessive liquidity ?)
any NO to above lebih baik invest di BEJ aja.. :)
apakah ada alasan lain yg bisa ditambahkan ?
salam ngesoot..
- In obrolan-bandar(*)yahoogroups.com, "budihadi" <budihadi@...>
wrote:
>
> Sekedar sharing :
> 1) Kalau mau reksadana lokal, kita bisa transaksi melalui bank,
seperti SCB, Citibank, Bank Niaga, dll. atau langsung ke penerbit
reksadana ybs (misalnya : Platinum, Trimegah, dll). Setahu saya
Trimegah minimalnya cuma Rp. 250.000,-
> 2) Kalau mau reksadana offshore, kita bisa juga transaksi via Bank
luar negri seperti Citibank Singapore (IPB). Minimum transaksi
USD10.000.
> Kalau mau via bank asing yang ada dilokal juga bisa. Tapi minimum
transaksinya bisa jauh lebih besar (+/- min. USD 50.000).
> Komisi beli +/- 3%
> Komisi Jual biasanya 0%
> 3) Reksadana offshore bisa juga dibeli via internet. Salah satunya
Fundsupermart di Singapore. Minimum transaksinya +/- USD 500 atau SGD
1.000,-
> Komisi Beli 2 %
> Komisi Jual 0%
> 4) Kalau mau transaksi dibursa US, bisa juga via internet,
misalnya : IB (Interactive Brokers). Disini, kita juga bisa beli ETF
(semacam reksadana), IShare (index share), saham biasa, Option, dll.
> Minimum opening account USD 5.000,-
> Komisi Jual-Beli sangat murah sekali (min. USD1), dihitung
berdasarkan jumlah saham yg dibeli bukan pada jumlah nilai
transaksinya (beli/jual saham yg harga satuannya semakin mahal,
persentasi komisinya akan semakin kecil)
>
> Jadi mau yang besar ada, yang kecil juga ada.
> Tinggal dipilih... dipilih... dipilih.
>
> Salam & semoga berguna.
> Budiadi
>
> ======================================
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Eddy Tg
> To: obrolan-bandar(*)yahoogroups.com
> Sent: Thursday, October 11, 2007 10:26 PM
> Subject: Re: [obrolan-bandar] Reksadana....menggiurkan dan
optimistis !
>
>
> Dear Ramos Simatupang :)
>
> Reksadana ada 2 produk yaitu onshore (Made In Indonesia) dan
Offshore (LN) :
>
> Kalau anda punya doku fresh money US $100,000.- atau >>; saya
sarankan masuk di Offshore : Pilih Firstate China Growth Fund,
Performancenya sejak Januari 2007 s/d sekarang, Growthnya sudah
lebih dari 120%.
> Untuk difersifikasi boleh juga anda masuk ke UBS Greater China,
growth sudah lebih dari 80%, sejak Januari 2007.
> Sungguh menggiurkan dan perlu diketahui China terus berkembang,
konon rakyatnya sampai supir truck ikut membeli saham (saham naik
berarti reksadana ikut naik) !!! Apalagi Olympiade 2008 diambang
pintu, ini akan dipertaruhkan pemerintah China demi Dunia, maka saham
akan bullish terus.......!!!
>
> Dan boleh juga anda pilih FSI Global Resources Fund serta Anda
boleh juga masuk di : UBS Equity Sicav-Brazil B; mulai bullish sejak
kasus subprime-mortgage, dalam tempoh seminggu ini sudah naik 10% dan
tampaknya akan naik terus.....Menggiurkan dan optimistis akan
bullish.......
>
>
> Tapi kalau anggaran doku Rp 5 juta keatas, masuklah ke Onshore,
saran saya
> Pilih Fortis Equitas, SEjak Mei 2007 s/d saat ini Growthnya sudah
lebih dari 40%
> atau diversifikasi anda boleh pilih juga Shroder Dana Istimewa,
Shroder Dana Prestasi yg Growthnya hampir sama dg Fortis Equitas.
>
> Tapi hati2 IHSG sudah mencapai 2,638.21 +46.73 1.80% 4:00
PM
> (11/10/07), pemecah rekord IHSG tertinggi dalam sejarah bursa
efek Jakarta/Indonesia, dikuatirkan akan bearish atau koreksi
dulu..............., baru mulai bullish lagi, inilah saatnya dimulai
perang lagi...!!!
>
> Salam Cuan :)))
>
Received on Fri Oct 12 2007 - 20:21:14 EDT